Musik Klasik Mozart | Terapi Musik Untuk Bayi dalam Kandungan



Artikel ini merupakan kelanjutan dari Artikel sebelumnya yang membahas tentang Musik Klasik Beethoven | Terapi Musik Untuk Bayi dalam Kandungan.

Kembali lagi dalam artikel sebelumnya yang ditulis oleh Ensiklopedia Syadiashare: Perlu diketahui bahwa suara ibu dan musik klasik dapat mengatur cepat atau lambatnya denyut jantung janin dan bayi, serta merangsang penambahan berat badan bayi. Bayi2 yg mendapat terapi musik untuk bayi dalam kandungan, ternyata perkembangan fisiknya lebih cepat dibanding mereka yg tidak diberi musik. Selain dari itu daya tahan mereka terhadap penyakitpun, ada jauh lebih besar daripada yg dimiliki oleh bayi2 yg tidak pernah diperdengarkan musik sama sekali.

Musik Klasik Mozart | Terapi Musik Untuk Bayi dalam Kandungan

Otak manusia terdiri dari dua bagian, otak kiri dan otak kanan. Otak kiri bekerja untuk fungsi logika, sequence, analisa , sedangkan otak kanan bekerja untuk tugas visual, ruang (geometric), creativity , mood, emotion, dll. Musik yg bagus akan menghasilkan ‘mood’ dan emosi yg bagus. Karena dia dapat dianalisa secara matematis, dan logic , maka manusia dapat mengembangkan musik itu lebih baik: creativity! Agar manusia mendapatkan ‘harmony’, maka kedua belah otak harus difungsikan.
Ketukan musik juga mempunyai efek terhadap kepandaian anak dalam matematika. Musik klasik dapat memberikan rangsangan pada bayi karena kaya komponen suara atau beragam alat musik yg tergabung di dalamnya. Stimulasi musik klasik ini bisa mulai diberikan sejak janin itu berusia empat bulan. “Pada masa ini janin sedang membentuk sel-sel otak, dan syaraf janin jadi sudah bisa memberikan respons pada stimulasi suara.

Stimulasi musik klasik sebaiknya dilakukan setiap harinya minimal setengah jam. Musik klasik ini bisa didengarkan sambil melakukan kegiatan lain. Bagi ibu hamil yg tidak begitu menyukai musik klasik dan selalu ketiduran bila mendengarnya, tidak perlu khawatir karena janin tetap bisa mendengarkan musik itu. Musik klasik yang paling sering didengar adalah dari Mozart & Beethoven.

Kualitas Anak Tergantung Kehamilan Ibu



Satu hal yang sangat erat kaitannya dengan tumbuh-kembang anak adalah kualitas ibu hamil. Yang pertama menjadi perhatian adalah status gizi hamilnya. Kenyataan yang cukup memprihatinkan, dari data penelitian di Indonesia, ibu hamil yang mengalami kurang gizi kronis masih di atas 30% atau sekitar 1,5 juta.

Menurut pemberitaan Media Indonesia, ibu hamil tiga bulan pertama yang menderita kekurangan zat besi mencapai 40,5-51% atau 2-2,5 juta ibu. Yang minum tablet zat besi hanya 23,4%, dan sebanyak 12,2% atau sekitar 600.000 ibu hamil tak pernah minum tablet zat besi.

Tak hanya soal gizi. Corak reproduksi dan tidak teraturnya memeriksa kehamilan masih cukup besar. Corak reproduksi meliputi hamil di usia terlalu muda, hamil di usia terlalu tua, jarak kehamilan terlalu rapat atau terlalu sering hamil. Bahkan, ibu hamil yang tak pernah memeriksakan kehamilannya mencapai 1,1 juta orang.

Tak heran, kalau kematian ibu hamil atau melahirkan masih terbilang tinggi. Berdasarkan catatan, 373 dari 100.000 ibu hamil meninggal atau 18.000 setiap tahun ibu hamil meninggal.

Bagaimana pula dengan dampak pada bayi dan anak? Berdasarkan catatan UNICEF dan Depkes, di Indonesia ternyata bayi berusia kurang dari satu bulan meninggal setiap 10 menit, sedangkan bayi usia kurang dari satu tahun 40 bayi meninggal setiap 1.000 kelahiran setiap tahunnya. "Atau, satu bayi usia kurang dari setahun meninggal setiap tiga menit," kata dr Soedjatmiko, SpA, MD, dari Subbagian Tumbuh Kembang-Pediatri Komunitas Bagian Ilmu Kesehatan Anak, FKUI-RSCM. Sedangkan balita meninggal mencapai 56-59 per 1.000 kelahiran hidup. Jadi, setahunnya mencapai 261.000 balita meninggal setiap tahunnya. Dalam sehari meninggal 715 balita, atau 30 balita setiap jam, atau seorang balita meninggal setiap dua menit.

Permasalahan perawatan bayi dan balita masih perlu menjadi perhatian. Bayi yang lahir dengan berat rendah atau kurang dari 2,5 kg jumlahnya 450.000 per tahunnya. Soal perawatan untuk bayi usia lebih dari sebulan juga masih banyak ditemukan yang belum memadai.

Perawatan tali pusat bayi baru lahir saja, masih sekitar 17,7% atau 800.000 bayi masih dilakukan secara tradisional. Bahkan, sekitar 30% bayi yang lahir tak pernah dibawa ke sarana kesehatan. Makanan hari pertama setelah lahir sebanyak 17% diberi pisang, 9,35% air tajin, 3,1% air gula dan madu, sedangkan cara lainnya 9,5%.

Catatan UNICEF juga mengungkapkan bayi yang mengalami gizi buruk mencapai 8% atau sekitar 1,8 juta. Status gizi buruk balita mencapai 34% atau sekitar 7 juta balita, dan status gizi kurang mencapai 26% atau 5,2 juta balita.

Selain itu, masih sering ditemukan anak kekurangan vitamin A. Bahkan balita menderita anemia diperkirakan mencapai 40,5% atau sekitar 9,4 juta balita, sedangkan pada anak SD mencapai 44-70%. Balita kekurangan yodium yang cukup memengaruhi perkembangan kecerdasan masih sekitar 30 juta. Itu terkait dengan angka keluarga yang mengonsumsi garam beryodium baru 62% saja.

Upaya pencegahan

Mestinya, pencegahan gangguan tumbuh-kembang bayi dan balita itu dapat dilakukan sejak dalam kandungan. Namun, itu masih terkait pula dengan kualitas bio (fisik) ibu dan kualitas psikososial secara umum.

Kualitas bio ibu meliputi usia. "Sebaiknya menikah jangan terlalu muda, tapi juga jangan terlalu tua," ujar Soedjatmiko. Selain itu, jarak kehamilan sebaiknya antara 2-3 tahun. Jumlah anak dianjurkan dua atau tiga anak saja. Gizi ibu hamil yang menjadi asupan harus memenuhi unsur menu seimbang yang terdiri dari karbohidrat, lemak, vitamin, tablet zat besi, yodium. "Kebersihan badan dan lingkungan, pemeriksaan kehamilan secara teratur dan persiapan persalinan yang aman harus menjadi perhatian."

Sedangkan kualitas psikososial yang tak boleh diabaikan terdapat beberapa hal. Pertama, umur suami atau istri sebaiknya lebih dari 20 tahun hingga tak kurang dari 35 tahun. Kedua, pernikahan juga dianjurkan yang direstui keluarga. Ketiga, kehamilan memang diinginkan istri-suami dan keluarga. Keempat, menabung untuk persalinan dan kebutuhan bayi. Kelima, suasana dalam keluarga yang gembira, saling membantu dan menghargai. Keenam, melakukan stimulasi dini dengan merangsang perkembangan janin. Selain faktor intrinsik (bawaan dan genetik), tumbuh-kembang anak juga ditentukan oleh faktor ekstrinsik (lingkungan). Itu dipengaruhi oleh masalah pendidikan dan usia pernikahan kedua orang tua, kedudukan perempuan dalam keluarga, perilaku bersih, dan sanitasi lingkungan. "Faktor ekonomi dan hambatan geografis juga berpengaruh pada tumbuh-kembang anak," ujar Soedjatmiko.

Setelah itu, masalah ASI juga terkadang masih diabaikan. Ada kontradiksi di sini, di mana seorang ibu yang rendah kualitas gizinya pada kalangan bawah justru boleh dikatakan 100% memberi ASI, sementara pada ibu-ibu yang tinggal di kawasan perkotaan yang umumnya dengan kualitas gizi baik, cenderung menggantikan dengan susu formula.

Padahal, seperti diungkapkan spesialis anak dr Utami Roesli, MBA, DHA atau asam lemak pada susu formula tidak bisa disamakan dengan yang terdapat pada ASI, karena berbeda dengan yang terdapat pada ASI, DHA pada susu formula tidak mudah dicerna. Terlebih lagi susu yang dikonsumsi harus dibuat dengan air panas. Padahal dengan pemanasan, enzim desaturase dan elongase yang memfasilitasi pembentukan DHA dalam tubuh secara otomatis hancur.

Mengutip hasil penelitian para pakar Australia, Amerika Serikat, dan Eropa, belum berhasil membuktikan efektivitas penambahan DHA dalam produk susu maupun makanan bayi dan anak-anak bisa membuat otak cerdas. Jadi, belum merupakan anjuran.

Menopause; Kiamat untuk Wanita?




Menopause adalah kondisi yang mau tidak mau akan dilalui setiap wanita. Terkadang gejala yang dirasakan tidak berarti, tetapi ada juga yang mengalami masalah emosi, rambut rontok dan gejala fisik lain yang tidak disangka-sangka. Yoga, gizi seimbang dan menentukan prioritas hidup dapat membantu wanita menghadapi menopause dengan lebih tenang.

Bagi kebanyakan wanita kata menopause merupakan hal yang menakutkan.  Pada masa menopause wanita menjadi mudah emosi, menangis tanpa sebab, tampilan wajah menjadi kusam, rambut rontok, kulit kering, badan menjadi gemuk, diet apapun tidak ampuh lagi, seluruh badan sakit, cepat lupa dan masih banyak lagi hal yang tidak menyenangkan.  Penyebab utamanya adalah penurunan produksi hormon estrogen pada wanita.

Saya tertarik untuk mengikuti seminar menopause yang diadakan di Jakarta pada pertengahan Agustus 2012 untuk mengetahui lebih banyak mengenai gejala pre menopause, kondisi fisik dan mental yang wanita rasakan selama masa menopause dan gerakan yoga yang cocok untuk menjalani masa sulit yang sedang kita hadapi.

Pada umumnya wanita Asia sangat sulit untuk mengakui bahwa dirinya sudah menopause … apalagi kalau sampai diketahui orang lain, malu rasanya. Perubahan besar dalam diri kita ini menimbulkan gejolak emosi yang berujung pada rasa sedih, rasa tidak dibutuhkan lagi, menganggap diri sudah tua, tidak cantik dan banyak lagi hal-hal negatif yang lewat dipikiran kita.

Jujur saja, kita semua tidak tahu kapan menopause akan mengetuk pintu.  Ada yang sudah siap dan ada juga yang belum siap. Saat tamu yang tidak diundang ini sudah berada didepan pintu, kita tidak tahu harus bagaimana. Ditolak? Yah tidak bisa….. Seperti guru yoga yang diundang pada seminar kali ini, Danielle Purcell, dia mengalami menopause pada usia yang sangat muda 36 tahun, masih dalam usia produktif.  Tanpa disadari dan dengan sangat tiba-tiba tamu tidak diundang ini suda berada di depan mata. Bisa dibayangkan bagaimana perasaan, gejolak emosi yang berkecamuk didalam dirinya,belum lagi perubahan fisik yang terjadi. Sungguh merupakan momok yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Berbagi pengalaman melalui seminar semacam ini sangat lah bagus agar kita, kaum wanita, menjadi lebih tahu tentang menopause dan bagaimana cara menghadapi perubahan yang yang sangat penting dalam hidup kita ini dengan tenang.  Menentukan prioritas dalam hidup, mengatur pola makan dan berlatih yoga yang sesuai selama masa menopause itu berlangsung sangatlah membantu.

Menopause merupakan proses kehidupan yang memang sudah harus kita lalui cepat ataupun lambat, alangkah indahnya bila jalan menuju menopause ini  dapat kita ketahui sebelumnya dengan membaca tanda-tanda jalan yang ada.  Dimana saja ada tikungan, lubang, berapa lampu merah, dan tanjakan serta rambu-rambu jalan penting lainnya yang harus kita lalui sehingga kita tidak salah jalan.  Dengan demikian perjalanan kita menjadi lebih lancar saat melewati jalan tersebut dan tiba ditempat tujuan tanpa membuang banyak enerji.

Kunci dari semuanya ini adalah olah raga yang tepat, gizi yang seimbang serta berpasrah diri.  Hargai setiap jengkal dari tubuh kita mulai dari ujung jari kaki sampai dengan ujung rambut yang ada dikepala.  Kita harus senantiasa bersyukur dan berterima kasih kepada yang Kuasa atas semua yang diberikan kepada kita selama ini.

Kaum wanita tidak perlu malu, rendah diri atau segan untuk mencari tahu dan belajar mengenai hal yang akan dihadapinya nanti. Tidak perlu menunggu hingga saatnya dekat, karena kita tidak tahu kapan kita akan mengalaminya.  Pengalaman yang kita dapat  bisa kita gunakan untuk diri kita sendiri dan juga untuk orang lain yang dekat dengan kita, ibu, kakak, saudara ataupun tetangga yang mengalami masa-masa sulit dalam menghadapi menopause.

Daftar Lengkap Gaji Pokok PNS 2013



Melalui Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2013, tertanggal 11 April 2013, telah dibuat keputusan resmi mengenai daftar gaji PNS 2013. Dimana telah ada kenaikan sebesar 7%. Adapun kenaikan tersebut berlaku sejak Januari 2013. Untuk PNS Gol 1 mendapat gaji pokok terendah sebesar Rp 1.323.000, dengan masa kerja 0 tahun sedangkan gaji pokok Gol IVe terbesar  Rp 5.020.000,- Berikut Susunan Tabel Lengkap Gaji Pokok PNS 2013.



Gaji Pokok PNS 2013
Gaji Pokok PNS 2013 Gol.1 dan Gol 2

Tabel Gaji  PNS 2013
Gaji PNS Gol 3 dan 4 2013
Untuk mengetahui Peraturan lengkap PP no 22 tahun 2013 bisa Anda buka disini

Bahaya dan Penyakit Akibat Merokok



Merokok mengakibatkan berbagai macam penyakit yang mematikan.  Di Amerika Serikat satu dari lima kematian disebabkan oleh penyakit akibat merokok.  Sejak tahun 1990 sampai 1994, diperkirakan ada 430,000 kematian dini setiap tahun akibat merokok.  Lebih dari 53 milliar dollar AS dikeluarkan untuk ongkos pengobatan akibat penyakit-penyakit yang disebabkan oleh merokok.  Ongkos pengobatan ini akan lebih tinggi lagi bilamana diikutsertakan pengobatan penyakit akibat mengisap asap rokok (passive smokers), kebakaran akibat merokok, pengobatan bayi-bayi dengan berat badan rendah yang dilahirkan oleh para ibu yang merokok, dan ongkos tak langsung seperti hilangnya hari kerja, produktivitas yang menurun dan hari-hari sakit dari perokok.  Bayangkan, semua penyakit-penyakit yang berhubungan dengan merokok ini maupun ongkos yang besar yang dikeluarkan akibat merokok sebenarnya dapat dihindarkan bilamana orang tidak merokok.

Zat Berbahaya yang terkandung dalam asap rokok


Di dalam asap satu rokok didapatkan  lebih dari 4.800 bahan kimia, yang 69 di antaranya adalah carcinogenic (zat yang dapat menyebabkan kanker) termasuk N-nitrosamine, polynuclear aromatic hydrocarbons, serta bahan-bahan carcinogenic  lainnya, 300 macam racun di antaranya, termasuk  nicotine, arsenic, radon, cyanide, phenol, DDT, asbestos, benzene, carbon monoxide, dan formaldehyde.  Sedangkan Bahan kimia yang sangat berbahaya dalam rokok adalah: 1) Nicotine, 2) Tar, dan 3) Carbon Monoxide.  Bahan kimia ini merupakan racun yang akan membunuh tubuh kita secara perlahan-lahan.

Nikotin


Nicotine selain berfungsi sebagai perangsang terhadap jantung, yaitu dengan melepaskan catecholamine yang dapat menaikkan tekanan darah, denyutan jantung, dan jumlah oxygen yang diperlukan, juga dapat merangsang susunan saraf.  Nicotine ini mengikat dan merangsang sel otak melalui central nicotinic cholinergic receptors sehingga  neurohumoral pathways diaktifkan yang mengakibatkan keluarnya hormon dan berbagai  neurotransmitters.  Efek ini segera dirasakan dalam waktu 7 detik setelah orang mengisap dan mengeluarkan asap rokok yang pertama.

bahaya dan penyakit akibat merokok

Beberapa dari zat kimia dalam asap rokok telah dikaitkan dengan pembentukan atherosclerosis (penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah).  Dua zat di antaranya yang menonjol dalam pembentukan atherosclerosis adalah nicotine dan carbon monoxide.  Nicotine ini merusak sel-sel pada dinding pembuluh darah sehingga zat lemak dari darah merembes pada jaringan di bawahnya untuk memulai proses atherosclerosis yang nantinya akan menghambat pengaliran darah.  Inilah dalangnya yang mengakibatkan berbagai macam penyakit.  Bilamana pembuluh darah tersumbat atau menyempit akibat atherosclerosis ini, maka sang perokok dapat menderita berbagai macam problema seperti tekanan darah tinggi (hypertension), membengkaknya aorta bagaikan suatu kantong yang disebut dengan aneurysm, dan juga defisiensi peredaraan darah termasuk Raynaud’s disease dan Buerger’s disease.  Aorta adalah pembuluh darah utama yang mengedarkan darah dari jantung ke seluruh bagian tubuh.

Bilamana penyempitan terjadi di pembuluh darah jantung, maka kekurangan oxygen pada jantung menimbulkan perasaan nyeri yang hebat yang disebut angina.  Pada penyumbatan total, sebagian darijantung tidak akan mendapat darah dan otot jantung tersebut akan mati sehingga penderita akan mendapat serangan jantung.  Penyakit ini umumnya terdapat pada perokok. Bilamana penyumbatan terjadi di pembuluh darah otak, maka orang tersebut akan menderita stroke yang bisa berupa ischaemic (suplai darah ke otak terhambat) atau hemorrhagic (pembuluh darah otak pecah sehingga pengaliran darah normal terhalang dan darah merembes ke bagian otak dan memusnahkan sel otak tersebut).  Karena saraf otak menyilang ke bagian sisi tubuh yang bertentangan, maka gejala mati badan sebelah timbul di bagian sisi tubuh yang berlawanan dari otak yang mengalami kerusakan akibat stroke tersebut.

2. Tar


Tar adalah carcinogenic (zat penyebab kanker).  Oleh sebab itu merokok adalah penyebab utama dari penyakit kanker.  30% daripada seluruh kematian penderita penyakit kanker adalah disebabkan karena merokok  Menurut statistik kanker yang ditimbulkan oleh sebab merokok adalah sebagai berikut; paru-paru, trachea, bronchus (90%), larynx  (84%), rongga mulut: bibir, lidah, mulut, pharynx (92%), esophagus (78%), pancreas (29%), kandung kemih (47%), ginjal (48%).
   

3. Carbon monoxide


Karbon Monoksida Selain mempercepat berkembangnya atherosclerosis, juga mempunyai dampak negatip lainnya termasuk membuat platelets menjadi mudah melengket satu sama lain.  Pengentalan darah ini mempercepat terjadinya pembekuan darah, sehingga memudahkan timbulnya penyumbatan pembuluh darah.  Bila hemoglobin dalam sel darah merah menyatu dengan carbon monoxide, maka kapasitasnya untuk mengangkut oxygen dikurangi.  Akibatnya semua sel termasuk janin yang dikandung ibu perokok akan mengalami kekurangan oxygen.  Sebatang rokok yang diisap ibu yang sedang hamil dapat menaikkan denyutan jantung bayi yang dikandungnya selama 90 menit yang dapat mengakibatkan fetal tobacco syndrome.  Zat kimia beracun dari asap rokok yang masuk ke dalam tubuh sang ibu perokok akan diteruskan ke bayi yang dikandungnya.  Menurut penelitian, berat bayi yang dilahirkan oleh ibu perokok rata-rata 200 gram lebih ringan dari ibu yang tidak merokok.

Selain itu didapati bahwa 70% akibat kebakaran fatal, umumnya disebabkan oleh kelengahan orang yang suka memimum minuman keras sambil merokok.

Kekebalan para perokok akan menurun, sehingga dapat mengakibatkan berbagai masalah penyakit mulai dari flu hingga kanker pada tempat di luar saluran pernafasan yang pada normalnya dapat dielakkan, bilamana ada kekebalan tubuh yang baik.

Merokok juga menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan/penyakit lain;
  1. Bronchitis dan emphysema atau COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease).  90 % daripada kasus COPD adalah disebabkan karena merokok, 
  2. Sakit kepala yang bisa disebabkan oleh carbon monoxide maupun berkurangnya peredaran darah ke otak, 
  3. Flu (perokok menderita flu 3 kali lipat lebih banyak daripada orang yang tidak merokok disebabkan menurunnya kekebalan dan mekanisme perlindungan lokal yang di-nonaktifkan oleh asap rokok), 
  4. Halitosis (nafas yang tidak segar yang tidak dapat memberikan respons, meskipun perokok memakai mouth wash atau tapal gigi), 
  5. Gingivitis (peradangan gusi yang menyebabkan kemungkinan ompong pada perokok tiga kali lipat lebih besar daripada orang yang tidak merokok), 
  6. Dental cavities (gigi berlobang tiga kali lipat lebih sering pada perokok disebabkan banyaknya karang gigi, pertumbuhan kuman dan membusuknya gigi), 
  7. Penuaan dini (kulit kelihatan lebih tua dan keriput akibat formaldehyde; perokok yang berusia 40-49 tahun sering tampak 20 tahun lebih tua), serta
  8. Kemandulan bagi wanita dan pria;
  • kemandulan pada wanita adalah disebabkan karena:  menurunnya kesuburan sebanyak 25% dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok, terjadinya mati haid 1,0-1,7 tahun lebih cepat, kecenderungan mengalami premenstrual syndrome dan pendarahan vagina yang tidak teratur;
  •  sedangkan kemandulan pada pria disebabkan karena: menurunnya jumlah sperma, meningkatnya jumlah bentuk sperma yang abnormal, menurunnya pergerakan sperma, kegagalan ereksi dan kelainan fungsi organ vital.  Jelaslah merokok bukanlah ‘macho’ sebagaimana yang digambarkan pada iklan-iklan rokok. 

Secondhand Smoke atau Environment Tobacco Smoke yang disingkatkan  dengan ETS adalah asap rokok yang mempengaruhi kesehatan dari orang yang tidak merokok, tetapi hidup di kalangan perokok.  Diperkirakan sebanyak 3.000 orang dewasa yang tidak merokok setiap tahun meninggal karena menderita kanker paru-paru akibat ETS dan sebanyak 35.000 sampai 40.000 kematian karena penyakit jantung.

Melihat begitu banyak dampak negatif dari merokok baik bagi si perokok maupun orang yang tinggal bersama dengan perokok (passive smokers), maka sudah semestinya perokok berhenti merokok sekaligus (Cold Turkey).

Air, Khasiat dan Manfaatnya untuk Tubuh



Air adalah cairan yang paling berharga di bumi.  Untuk mencapai kesehatan yang optimum, air merupakan kebutuhan tubuh kita yang mutlak.  75% dari berat bayi yang baru lahir terdiri dari air, sedangkan 70% dari berat badan orang dewasa terdiri dari air. Jadi, bilamana seorang itu mempunyai berat badan 100 kg, maka berarti 70 kg daripada berat badannya adalah disebabkan kerena berat air dalam tubuhnya.  Gray matter dari otak manusia terdiri dari 85% air, darah manusia terdiri dari 83% air, otot-otot manusia terdiri dari 75% air, bahkan sumsum tulang-tulang terdiri dari 20-25% air.  Jadi jelaslah hampir setiap sel dan jaringan tubuh manusia bukan saja terdiri dari cairan, tetapi senantiasa terbenam dalam air dan memerlukan air untuk melaksanakan fungsi dari sel-sel tersebut. 

Fungsi Air dalam tubuh diperlukan sebagai (1) medium di mana metabolisme tubuh berlangsung, (2) alat pengangkutan tubuh, (3) bahan pelicin untuk pergerakan tubuh, (4) fasilitator pencernaan,  (5) pengangkut kotoran untuk dibuang melalui ginjal, (6) pengatur suhu tubuh, (7) bahan utama dari darah yang beredar dalam tubuh. Kira-kira 2/3 air yang masuk ke dalam tubuh kita berasal dari cairan yang kita minum, sedangkan 1/3-nya berasal dari makanan kita.  Sejumlah kecil dari cairan tubuh diperoleh sebagai hasil sintesis dari metabolisme makanan kita.  Kehilangan air dari tubuh kita tergantung dari suhu udara di mana kita berada dan kegiatan tubuh kita  sebagaimana terlihat dalam tabel di bawah ini:


Suhu NormalOlahraga Berat
Melalui kulit 350 ml350 ml
Melalui paru-paru350 ml650 ml
Air seni1400 ml500 ml
Keringat yang keluar100 ml5000 ml
Tinja 100 ml100 ml
TOTAL2300 ml6600 ml


Jelaslah bahwa keringat yang dikeluarkan itu bisa 50 kali lebih banyak bilamana Anda berolahraga berat dalam waktu yang lama dibandingkan dengan bilamana Anda tidak memiliki aktifitas dalam suhu udara yang normal.  Rata-rata manusia normal mengeluarkan sebanyak 2300 ml air setiap hari pada suhu yang normal dan 6600 ml bilamana berolahraga berat.

Apakah yang akan terjadi bilamana Anda tidak minum air?  Meskipun tubuh Anda akan berusaha untuk mempertahankan jumlah cairan tubuh, namun kehilangan air melalui pernafasan dan kulit Anda akan berjalan sebagaimana biasanya yang dikenal dengan sebutan insensible water loss. 

Kehilangan air secara berlebihan ini akan mengganggu fungsi penting dari tubuh Anda.  Sebagai reaksi kompensasi tubuh akan mengurangi pengeluaran air seni dan keringat.  Akibat dehidrasi ini kita lihat mekanisme untuk mendinginkan tubuh menjadi terganggu, sehingga suhu tubuh menaik.  Kemudian terjadi gangguan dalam pembuangan kotoran tubuh dan darah menjadi lebih pekat.  Persentase sel-sel darah disebut hematocrit (normalnya bernilai 42-50% pada pria dan 38-47% pada wanita).  Menurut penelitian yang dilaporkan dalam Journal of American Medical Association, bila nilai hematocrit lebih besar dari 50% pada pria, maka resiko untuk mendapat serangan jantung itu menjadi dua kali lipat daripada pria dengan nilai hematocrit yang normal; sedangkan bila nilai hematocrit lebih besar dari 50% pada wanita, maka resiko untuk mendapat serangan jantung itu menjadi empat kali lipat lebih besar daripada wanita dengan nilai yang normal. 

Sungguh hebat pengaruh minum air yang cukup, sehingga darah kita tidak mengental dan serangan jantung dapat dihindarkan!  Di samping itu kekentalan darah mempunyai hubungan erat dengan tekanan darah.  Lebih kental darah Anda, maka akan lebih sulit jantung memompakan darah, sehingga tekanan darah akan meninggi.  Tidak heran penyelidikan yang dilaporkan oleh Grimm, Neaton dan Ludwig di Journal of American Medical Association menyatakan bahwa tekanan darah yang rendah serta encernya darah bekerja sama dalam menurunkan kemungkinan untuk mendapat stroke.

Dengan berkurangnya meminum air, tubuh akan berusaha menyimpan air semaksimum mungkin dengan mengadakan penyerapan air yang lebih banyak dari usus besar, sehingga tinja yang dihasilkan sangat mengeras.  Akibatnya timbullah sembelit.  Biasanya orang mencoba untuk mengobati sendiri dengan memakan obat pencahar (setiap tahun orang Amerika mengeluarkan $725 juta untuk membeli obat pencahar).  Meskipun olahraga yang teratur serta memakan serat yang banyak menurunkan kemungkinan sembelit, namun faktor meminum air secukupnya sama sekali tidak dapat diabaikan.

Bilamana Anda membaca jurnal ilmiah dengan judul Hemorheology (hemo berarti darah, dan rheology berarti studi tentang aliran dari materi yang kompleks), semuanya menyatakan bahwa bilamana seseorang meminum air yang cukup dan menghidupkan pola hidup sehat, maka kemungkinan untuk mencegah berbagai macam penyakit itu sangat besar.  Para ahli riset Harvard mengadakan penelitian pada manula dan mengambil kesimpulan kalau saja mereka meminum air yang cukup, maka jumlah jutaan hari perawatan dalam rumah sakit per tahun dapat dicegah dan mereka dapat menghemat lebih dari satu miliar dolar untuk pembiayaan rumah sakit . 

Satu percobaan klasik yang dilaporkan oleh Dr. Mervyn Hardinge ialah yang dilakukan oleh Dr. Pitts pada Harvard University, di mana ditunjukkan dampak minum air pada para atlet.  Pada percobaan yang pertama para atlet diinstruksikan untuk berjalan di atas treadmill dengan kecepatan 5.5 km per jam tanpa minum air.  Dalam waktu 3 ½ jam suhu tubuhnya telah naik di atas 39 derajat Celsius dan para atlet tersebut memasuki  kawasan kehabisan tenaga.  Pada suhu yang demikian tinggi, terjadi gangguan fungsi fisiologis yang bilamana tidak diobati akan menyebabkan para atlet untuk jatuh pingsan.

Pada percobaan yang kedua, para atlet yang sama diijinkan untuk minum air berdasarkan perasaan haus mereka.  Dalam keadaan cukup minum air ini, para atlet memasuki kawasan kehabisan tenaga, setelah berjalan di atas treadmill selama 6 jam.  Jadi, hampir dua kali lipat waktunya, sebelum mereka merasa letih.  Dr. Pitts mendapatkan bahwa para atlet ini hanya minum 1/3 jumlah air lebih sedikit daripada yang dikeluarkan dari tubuh mereka melalui keringat.  Dengan perkataan lain, seharusnya jumlah air yang dibutuhkan tubuh adalah sama dengan jumlah air yang mereka minum berdasarkan hausnya dan ditambah dengan 1/3 jumlah lagi.

Pada hari ketiga, para atlet yang sama dipaksakan untuk minum air sebanyak yang telah mereka minum pada percobaan yang kedua ditambah dengan jumlah volume air yang telah keluar melalui keringat mereka. Akibat minum air sesuai dengan kebutuhan tubuh mereka, para atlet ini tidak pernah mengalami kenaikan suhu tubuh selama percobaan dilakukan.  Bahkan setelah 7 jam berlalu, percobaan terpaksa dihentikan oleh Dr. Pitts, meskipun para atlet mengatakan mereka masih sanggup untuk terus berjalan di atas treadmill, sebab tidak merasakan lelah sama sekali.  

Percobaan ini sungguh menunjukkan bahwa minum air berdasarkan perasaan haus bukanlah indikator yang baik untuk kebutuhan tubuh kita.  Dengan demikian pertanyaan yang praktis perlu ditanyakan ialah: “Berapakah banyak air yang harus diminum?”  Sebaiknya Anda minum air segera setelah Anda bangun pada pagi hari (sebab tubuh sudah mengalami dehidrasi sewaktu Anda tidur sepanjang malam) dan terus minum air sepanjang hari di antara waktu makan, sehingga air seni Anda itu bening dan tidak pekat paling sedikit sekali sehari.  Hidupkanlah kebiasaan sehat untuk: (i) minum air selama mengadakan perjalanan, (ii) minum air di tempat kerja Anda, (iii) minum air waktu sedang berolahraga.  Jangan lupa untuk mencuci botol air Anda secara rutin untuk menghindari kontaminasi bakteri.

Selain air perlu untuk kebutuhan di dalam tubuh, air juga diperlukan untuk kebutuhan di luar tubuh yang disebut hydrotherapy yaitu pengobatan dengan menggunakan air.  Prinsipnya adalah menggunakan air panas untuk melebarkan pembuluh darah dan air dingin untuk menciutkan pembuluh darah.  Dengan demikian pengaliran darah kepada daerah yang dirawat dapat ditingkatkan, sehingga proses penyembuhan dipercepat.  Perlu diingat bahwa penggunaan air panas pada penderita yang mempunyai peredaraan darah buruk seperti pada penderita diabetes, penderita stroke, atau penderita penyakit pembuluh darah lainnya, dapat menyebabkan terbakarnya jaringan. 

manfaat air, fungsi air dalam kehidupan

Ada berbagai macam hydrotherapy misalnya (1) Cold mitten friction, (2) Fomentations, (3) Hot footbaths, (4) Heating compresses, (5) Ice compresses.  Ny. White mengatakan dalam Ministry of Healing hal 156 demikian, “Penggunaan air sebagai pengobatan di luar tubuh kita merupakan cara yang termudah dan sangat memuaskan untuk mengatur peredaraan darah… Semua orang harus mengerti cara penggunaan pengobatan sederhana ini di rumah.” 

Saya teringat akan pengalaman ayah teman saya yang terkena cedera sikunya pada waktu bermain bulutangkis.  Teman saya ini adalah seorang perawat dan menganjurkan kepada ayahnya untuk melakukan kompres es di sikunya.  Namun ayahnya  tidak mengindahkan anjurannya.  Keesokan harinya siku yang memar tersebut meluas sehingga ayahnya merasa cemas dan langsung menemui dokternya.  “Apa yang terjadi?” tanya dokter padanya.  “Oh, saya bermain bulutangkis tadi malam dan terjatuh, tapi kini tampaknya siku yang memar ini semakin membesar dan saya merasa cemas.”  Dokter hanya mengatakan padanya: “Pulanglah dan gunakan kompres es.”  Ia pun pulang ke rumah, tapi harus membayar biaya konsultasi dokter sebesar $100.  Sungguh pengeluaran yang tidak perlu, kalau saja sudah di kompres sikunya dengan es sehingga pembuluh darahnya menciut dan perembesan darah dari pembuluh darah dihentikan.

Suatu hydrotherapy harian yang mujarab adalah mandi.  Mulailah mandi dengan temperatur air yang normal sekitar 36 derajat Celsius.  Sesudah selesai mandi dengan memakai sabun, naikkanlah suhu air mandi sampai sepanas yang tubuh Anda dapat toleransi (sekitar 43 derajat Celsius selama 1-2 menit) sehingga pembuluh darah Anda melebar dengan baik.  Kemudian turunkan air mandi Anda secara tiba-tiba ke suhu yang rendah sekitar 10-20  derajat Celsius selama 20-40 detik.  Anda akan merasa gemetar kedinginan dan terus keringkan tubuh Anda dengan handuk selekasnya.  Pengobatan hydrotherapy ini setelah Anda berolahraga pada pagi hari, akan sangat menyegarkan Anda dan menyiapkan Anda untuk bekerja sepanjang hari dengan baik.